Oleh : Inna HudayaJika anda mempertimbangkan untuk melakukan aborsi, konseling pra-aborsi akan membantu anda untuk memahami situasi dan berbagai resiko yang harus anda hadapi ketika melakukan aborsi.
Banyak yang berfikir bahwa aborsi adalah jalan keluar terbaik dari permasalahan akibat kehamilan tidak direncanakan. Banyak yang berfikir bahwa semua perempuan yang berada di situasi ini akan lega ketika aborsi sudah dilakukan. Tidak sedikit perempuan yang meyakini hal ini justru mengalami stress paska aborsi. Mengapa ini bisa terjadi?
Ketika berada di situasi ini, banyak pasangan yang kemudian panik dan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Aborsi bukan hal yang mudah. Butuh kesiapan mental dan fisik untuk menghadapi prosedur aborsi, bahkan dimana aborsi masih illegal di Indonesia, kesiapan finansial juga diperlukan untuk mendapatkan pelayanan aborsi yang aman.
Prinsip dari konseling pra-aborsi adalah untuk mengetahui motif dalam memutuskan aborsi, dengan mengutamakan pendidikan resiko. Konselor bertugas untuk menggali motif dan emosi pasangan yang berhubungan dengan kehamilan, serta membantu pasangan untuk melihat ke depan akibat dari situasi tersebut. keputusan untuk melakukan aborsi harus dilakukan secara sadar dengan memahami berbagai konsekuensinya.
Ketidak tahuan akan resiko dan konsekuensi di kemudian hari inilah yang dapat mengakibatkan gangguan stress paska aborsi. Karena pasangan tidak dibekali pengetahuan mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi, maka pasangan tak memiliki kesiapan mental untuk menghadapi berbagai resiko tersebut.
Resiko dan konsekuensi yang kita bicarakan di sini bukan hanya kesehatan si perempuan, namun juga kesehatan mental pasangan terutama si perempuan. Tidak dapat dinafikan bahwa aborsi juga ikut mempengaruhi hubungan personal dengan pasangan.
Ketika anda memutuskan untuk aborsi. Anda baru saja membuat sebuah keputusan jangka panjang dalam hidup anda. Anda baru saja menorehkan lembaran baru dalam hidup anda yang akan menjadi bagian sejarah hidup anda. Pastikan bahwa anda sadar akan hal ini dan siap maju tanpa melihat kebelakang dengan berkecil hati.
Jika anda peduli dengan diri anda dan orang yang anda kasihi, silahkan menghubungi konselor untuk mendapatkan konseling pra-aborsi.





    
    
    